Pada perusahaan tersebut terdapat seorang administrator jaringan bernama Rudi yang bertanggung jawab atas pengelolaan jaringan lokal (LAN) perusahaan.
Jaringan ini terdiri dari beberapa departemen yang terhubung melalui switch dan router. Departemen tersebut adalah IT, Keuangan, Logistik, dan HRD. Rudi dihadapkan pada beberapa masalah saat membuat tabel routing untuk memastikan bahwa semua data yang dikirim antar departemen dapat sampai ke tujuan dengan benar.
Adapaun masalah yang dimaksud diantaranya yaitu :
- Konflik IP Address: Rudi menemukan bahwa beberapa perangkat di departemen IT dan Keuangan memiliki alamat IP yang sama, yang menyebabkan konflik dan gangguan komunikasi.
- Rute yang Tidak Efisien: Data yang dikirim dari departemen HRD ke Keuangan harus melewati banyak hop, sehingga memperlambat proses komunikasi.
- Keamanan Data: Rudi ingin memastikan bahwa data sensitif dari departemen Keuangan tidak dapat diakses oleh departemen lain tanpa izin.
- Pembagian Beban: Beberapa jalur dalam jaringan menjadi terlalu padat sementara yang lain hampir tidak digunakan, menyebabkan ketidakseimbangan dalam penggunaan jaringan.
Apabila anda menjadi Rudi, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan tersebut ?
Dari cerita diatas, dapatkah anda membuat [C6] table routing static yang akan digunakan pada jaringan dengan baik dan benar!
Jawaban:
1. Masalah: Konflik IP Address
Tindakan:
- Terapkan DHCP terpusat untuk client (dengan reservation untuk server/perangkat penting).
- Tandai perangkat yang harus static IP (server, printer, router) dan dokumentasikan di IPAM sederhana (spreadsheet / IPAM tool).
- Segera lepaskan IP duplicate dan restart NIC yang terdampak bila perlu.
2. Masalah: Rute yang Tidak Efisien (banyak hop)
Tindakan:
- Gunakan topologi hub-and-spoke: satu router inti (C6) sebagai pusat routing antar-departemen.
- Jika ada jalur alternatif fisik, gunakan ECMP / multiple static next-hops atau PBR (policy-based routing) agar beban seimbang.
- Untuk jangka panjang, pertimbangkan protokol routing dinamis (OSPF) — tapi untuk permintaan Anda kita pakai static dulu.
3. Masalah: Keamanan Data (Keuangan harus dibatasi)
Tindakan:
- Segmentasi jaringan dengan VLAN per departemen.
- Pasang Access Control Lists (ACL) di router inti (C6) untuk memblok akses ke subnet Keuangan dari subnet lain kecuali host/ layanan yang diizinkan (mis. server backup, server aplikasi).
- Terapkan kontrol tambahan di firewall atau server (ACL host-based, VPN untuk remote access).
4. Masalah: Pembagian Beban (beberapa jalur padat)
Tindakan:
- Tambah link fisik (jika memungkinkan) dan gabungkan dengan LACP pada switch untuk bandwidth agregasi.
- Gunakan equal-cost multiple static routes di router inti untuk mendistribusikan traffic ke dua jalur yang setara.
- Monitor dengan SNMP/NetFlow dan buat threshold alert agar bisa menyeimbangkan ulang bila perlu.
0 Komentar