LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD_4)
Kelas : Zildan Nur Zaman
Nama : XI TJKT 3
Mata Pelajaran: Administrasi Sistem Jaringan / Sistem Operasi Jaringan / Sistem Komputer Topik: Instalasi Sistem Operasi Debian
Alokasi Waktu: 1 Pertemuan
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Setelah menyelesaikan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan persyaratan hardware untuk instalasi Debian.
Mempersiapkan media instalasi Debian.
Melakukan instalasi sistem operasi Debian.
Mengidentifikasi langkah-langkah dasar konfigurasi setelah instalasi Debian.
TEORI SINGKAT:
Debian adalah salah satu distribusi sistem operasi GNU/Linux yang paling populer, stabil, dan menjadi dasar bagi banyak distribusi Linux lainnya (seperti Ubuntu, Mint, dll.). Debian dikenal karena komitmennya terhadap perangkat lunak bebas dan prinsip-prinsip open source.
Proses instalasi Debian melibatkan beberapa tahapan, mulai dari persiapan media instalasi, booting dari media tersebut, konfigurasi dasar sistem (bahasa, lokasi, keyboard), pengaturan jaringan, pembagian partisi hard disk, pembuatan akun pengguna, hingga pemilihan perangkat lunak yang akan diinstal. Debian dapat diinstal dengan berbagai lingkungan desktop (GNOME, KDE Plasma, XFCE, LXDE, dll.) atau sebagai sistem server tanpa antarmuka grafis (CLI).
HASIL PENGAMATAN / ANALISIS:
Sebutkan persyaratan hardware minimal yang Anda gunakan untuk instalasi Debian ini!
Jelaskan perbedaan antara pilihan instalasi "Graphical install" dan "Install" pada awal proses instalasi Debian! Kapan Anda akan memilih masing-masing opsi?
Bagaimana cara Anda mempartisi hard disk pada proses instalasi Debian? Mengapa diperlukan partisi terpisah untuk swap?
Apa yang akan terjadi jika Anda tidak menginstal GRUB boot loader?
Bagaimana cara memverifikasi bahwa Debian sudah terinstal dengan benar dan Anda bisa login sebagai pengguna biasa?
G. KESIMPULAN:
Buatlah kesimpulan mengenai pengetahuan dan keterampilan yang Anda peroleh setelah menyelesaikan LKPD ini. Jelaskan pentingnya sistem operasi Linux (khususnya Debian) dalam dunia teknologi informasi, baik sebagai server maupun desktop, dan bagaimana proses instalasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Penugasan:
Screenshot setiap tahapan instalasi Debian (termasuk pemilihan bahasa, partisi, pemilihan software).
Screenshot tampilan awal desktop Debian setelah login.
Screenshot terminal/command prompt yang menunjukkan informasi sistem (misal: uname -a, df -h).
Screenshot dan jelaskan tiap direktori yang ada di linux.
Screenshot dan jelaskan perintah dasar yang sudah anda coba pada linux
Unggah ke blogger anda dan sertakan keterangan tahapan dan kesimpulan pembelajaran tersebut.
Jawaban:
Hasil Pengamatan / Analisis:
1. Persyaratan hardware minimal yang saya gunakan untuk instalasi Debian:
- RAM minimal 2 GB
- Processor 1–2 Core
- Harddisk 20–30 GB
- Media instalasi (ISO Debian atau USB bootable)
2. Perbedaan "Graphical install" dan "Install":
- Graphical install menggunakan tampilan grafis, lebih mudah dipahami dan cocok untuk pemula.
- Install berbasis teks (CLI), lebih ringan dan cocok untuk server atau komputer dengan spesifikasi rendah.
- Saya memilih Graphical install untuk kemudahan, sedangkan Install digunakan jika ingin lebih efisien atau saat instalasi server.
3. Cara saya mempartisi hard disk dan fungsi swap:
- Saya menggunakan opsi “Guided – Use entire disk” agar partisi dibuat otomatis.
- Partisi swap berfungsi sebagai memori cadangan saat RAM penuh sehingga sistem tetap stabil.
4. Akibat jika tidak menginstal GRUB boot loader:
- Debian tidak bisa dijalankan karena komputer tidak memiliki pengelola boot.
- Sistem tidak tahu bagaimana memuat sistem operasi yang baru saja diinstal.
5. Cara memverifikasi Debian sudah terinstal dengan benar:
- Setelah restart, muncul layar login Debian.
- Saya bisa masuk dengan username dan password yang dibuat saat instalasi.
- Untuk memastikan, saya bisa membuka terminal dan mengetik perintah seperti
uname -aataudf -h.
0 Komentar